Jumat, 22 Februari 2019



LAPORAN KARYA ILMIAH
UANG DAN LEMBAGA KEUANGAN




Disusun oleh :
Fathkhun Najih (9E/11)
NIS : 14724

SMP N 2 KEBUMEN








LEMBAR PENGESAHAN

Nama                             : Fathkhun Najih
Nomor Induk       : 14724
Kelas                    : IX E
Mata Pelajaran     : IPS


PEMBIMBING I                                                             PEMBIMBING II
      Guru Mata Pelajaran                                                         Wali Kelas

Widiyati Haryuni, S.Pd. Ina                                                Hj. Hariati, S.Pd
NIP.19671103 199412 2 00 2                                NIP.19680718 199003 2 004











KATA PENGANTAR
Pertama-tama kami ingin mengucapkan puji dan sykur kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah memberkati kami sehingga karya tulis ini dapat diselesaikan dengan judul “UANG DAN LEMBAGA KEUANGAN”. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan karya tulis ini dan berbagai sumber yang telah kami pakai sebagai data dan fakta pada karya tulis ini
Kami mengakui bahwa kami adalah manusia yang mempunyai keterbatasan dalam berbagai hal. Oleh karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan sangat sempurna. Begitu pula dengan karya tulis ini yang telah kami selesaikan. Tidak semua hal dapat kami deskripsikan dengan sempurna dalam karya tulis ini. Kami melakukannya semaksimal mungkin dengan kemampuan yang kami miliki. Di mana kami juga memiliki keterbatasan kemampuan.
Maka dari itu seperti yang telah dijelaskan bahwa kami memiliki keterbatasan dan juga kekurangan, kami bersedia menerima kritik dan saran dari pembaca yang budiman. Kami akan menerima semua kritik dan saran tersebut sebagai batu loncatan yang dapat memperbaiki karya tulis kami di masa datang. Sehingga semoga karya tulis berikutnya dan karya tulis lain dapat diselesaikan dengan hasil yang lebih baik.
Dengan menyelesaikan karya tulis ini kami mengharapkan banyak manfaat yang dapat dipetik dan diambil dari karya ini. Semoga dengan adanya karya tulis ini dapat menjelaskan tentang lembaga-lembaga keuangan di Indonesia.



Kebumen, Februari 2019


Penulis.













Motto saya adalah
 “Talk Less, Do More”



Ulasan Singkat Mengenai Karya Tulis

Karya tulis ini menjelaskan tentang hal-hal yang berhubungan langsung dengan lembaga keuangan yang ada di Indonesia. Lembaga tersebut dapat berua bank maupun lembaga-lembaga non-bank, serta dilengkapi dengan penjelasannya.
Saya sebagai penulis karya tulis ini telah berusaha sebaik mungkin dalam menggunakan teknik menyusunan yang ringkas, padat, proporsional dan mudah dipahami.
Saya berharap agar karya tulis ini tidak hanya sekedar ulasan singkat, melainkan juga dapat berguna bagi orang lain.

Karya ilmiah ini kami pesembahkan untuk :
Guru pembimbing


Harapan Penulis Mengenai Karya Tulis Ini :
Menjadi Karya Tulis Yang Sesuai Dengan Harapan Guru Pembimbing







                                                DAFTAR ISI        
Halaman Cover                                                                               1
Lembar pengesahan                                                                         2       
Kata Pengantar                                                                                3       
Motto dan Harapan Penulis                                                            4       
Daftar Isi                                                                                         5       
BAB I  LATAR BELAKANG MASALAH
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang Masalah                                                            6       
1.2 Pembahasan Masalah                                                                6
1.3 Perumusan Masalah                                                                  7
1.4 Tujuan Penulisan                                                                       7
1.5 Hipotesa                                                                                    7
1.6 Manfaat                                                                                     7
BAB II  PEMBAHASAN (I)
Uang
2.1 Sejarah Uang                                                                             8
2.2 Jenis Uang                                                                                 9
2.3 Fungsi Uang                                                                              9
2.4 Mata uang berbagai negara                                                       10
BAB III  PEMBAHASAN (II)
Lembaga Keuangan Bank dan Non-Bank
3.1 Bank                                                                                          10-11
3.2 Lembaga keuangan non-bank                                                    12-13
3.3 Manfaat Tabungan Dalam Pembangunan                                  14
BAB IV PENUTUP                                                                        14
BAB V DAFTAR PUSTAKA                                                       14


BAB I LATAR BELAKANG MASALAH
Pendahuluan
Pada bab I ini akan dijelaskan mengenai latar belakang masalah, pembahasan masalah, perumusan masalah, tujuan penulisan, hipotesa dan manfaat.

1.1   Latar Belakang Masalah
Sekarang ini uang seakan menjadi ebutuhan pokok sebagian masyarakat. Hal ini disebabkan oleh fungsi uang yang saat ini tidak hanya sebagai alat tukar dalam bentuk fisik.
Apa yang terjadi jika di dunia ini tidak ada uang? Tentu manusia akan menjadi repot. Jika tidak ada uang, kalian mungkin akan membayar sekolah dengan kelapa, beras, ayam, kambing, atau barang lainnya. Sekolah repot menampungnya dan susah untuk menyamakan nilainya.
Pada bab ini kalian akan mempelajari lebih dalam mengenai pengertian, fungsi, jenis, dan masih banyak lagi.

1.2   Pembahasan Masalah
Dalam kegiatan ekonomi, uang mempunyai peranan yang sangat penting. Dengan adanya uang, kegiatan ekonomi masyarakat menjadi lebih lancar. Uang digunakan oleh masyarakat untuk membeli barang dan jasa yang dibutuhkan. Uang juga digunakan untuk menyimpan kekayaan dan untuk membayar hutang. Bahkan dengan adanya uang, kalian dapat mengatakan bahwa bukumu lebih mahal daripada buku temanmu, dan sebagainya.
Apakah yang dimaksud uang itu? Setelah membaca uraian di atas dapat disimpulkan bahwa uang adaah suatu benda yang diterima secara umum oleh masyarakat untuk mengukur nilai, menukar, dan pada waktu yang sama bertindak senagai alat penimbun kekayaan.




1.3   Perumusan Masalah
1. Apa keuntungan menggunakan uang kertas ?
2. Jenis uang apa saja ang dipakai di Indonesia saat ini?
3. Bagaimana mengetahui keaslian sebuah uang?

1.4   Tujuan Penulisan
1. Mengetahui pengertian uang.
2. Mengetahui jenis uang yang berlaku di Indonesia
3. Mengetahui cara mengecek keaslian sebuah uang

1.5  Hipotesa
1. Mudah dibawa, ada jaminan dan nilainya tetap terjaga
2. Berdasarkan bahan pembuatannya uang dibedakan menjadi uang logam dan uang kertas. Berdasarkan lembaga yang mengeluarkannya uang dibedakan menjadi uang kartal dan uang giral.
3. Dengan metode dilihat, diraba, dan diterawang.

1.6 Manfaat
Dapat mengetahui keuntungan menggunakan uang modern
Dapat mengetahui jenis uang yang berlaku di Indonesia
Dapat mengetahui ciri-ciri uang yang asli







BAB II PEMBAHASAN       
Uang                           
Pada bab ini kalian akan dijelaskan mengenai informasi rinci tentang uang

2.1 Sejarah Uang
Masyarakat yang masih primitif, kehidupannya masih sangat sederhana. Hal ini pernah dialami nenek moyang kita. Mereka dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara mengambil dan memanfaatkan barang yang ada di sekitar tempat tinggalnya.
Perkembangan peradaban manusia juga menggeser tujuan kegiatan produksi masyarakat. Semula, masyarakat memproduksi barang hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, namun seiring berjalannya waktu kemudian berkembang menjadi tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga namun juga untuk memenuhi kebutuhan orang lain (untuk dijual). Selanjutnya terjadilah perdagangan tukar-menukar barang dengan barang yang disebut barter (pertukaran innatura). Syarat-syarat barter adalah sebagai berikut :
a. Ada barang
b. Saling membutuhkan
c. Memiliki nilai yang sama
Seiring berkembangnya zaman maka munculah uang barang, namun dalam kenyataannya uang barang tersebut masih mengandung kelemahan dan mendorong manusia untuk menetapkan alat tukar baru. Maka dipilihlah perak dan emas sebagai alat tukar yang baru. Berikut adalah alasan pemilihan emas dan perak.
a. Dapat diterima semua kalangan.
b. Jika dipecah nilainya tetap
c. Tahan lama (tidak mudah rusak)
Namun penggunaan bahan diatas masih juga memiliki kelemahan seperti jumlah yang terbatas dan kandungan bahan yang tidak selalu sama.

Maka seiring berjalannya waktu, mulai muncul uang kertas yang memiliki beberapa keunggulan, yaitu diterima semua orang, mudah disimpan, nilainya tetap, mudah dibawa, mudah dibagi, tetap berharga, dan ada jaminan.

2.2 Jenis Uang
a. Berdasarkan bahan ang digunakan untuk membuat uang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :
1.Uang logam, yaitu uang yang terbuat dari logam, contoh uang logam adalah koin Rp500,00.
2.Uang kertas, yaitu uang yang terbuat dari kertas, contohnya uang kertas senilai Rp1.000,00 , Rp10.000 , dan Rp100.000 . Dan terbuat dari kertas khusus agar sulit dipalsukan.
b.  Berdasarkan lembaga yang mengeluarkannya, uang dibedakan menjadi:
1.Uang kartal (kepercayaan) yaitu uang yang dikeluarkan oleh negara berdasarkan undang-undang dan berlaku sebagai alat bayar sah. Terdiri atas uang kertas dan logam.
2. Uang Giral (simpanan di bank) yaitu dana yang disimpan pada rekening koran di bank-bank umum yang sewaktu-waktu dapat dipergunakan untuk melakukan pembayaran lewat cek, giro dll.

2.3 Fungsi Uang
a.Fungsi Asli Uang
   1. Sebagai alat tukar umum.
   2. Sebagai satuan hitung.
b.Fungsi turunan uang
   1. Sebagai alat pembayaran.
   2. Sebagai alat menabung.
   3. Pemindah kekayaan.
   4. Sebagai penimbun kekayaan.
   5. Sebagai pendorong kegiatan ekonomi.


2.4 Mata Uang Berbagai Negara
No
Negara
Mata Uang
No
Negara
Mata Uang
1
Afrika selatan
Rand

Jepang
Yen
2
Amerika
Dollar

Kolumbia
Peso
3
Argentina
Peso

Korea Selatan
Won
4
Australia
Dollar

Korea Utara
Won
5
Belanda
Gulden

Laos
New Kip
6
Belgia
Franc

Malaysia
Ringgit
7
Brazil
Cruzeiro

Mesir
Pound
8
Canada
Dollar

Perancis
Franc
9
China
Yuan

Portugal
Escudo
10
Denmark
Krone

Qatar
Riyal
11
UEA
Dirham

Rusia
Rubel
12
Filipina
Peso

Saudi Arabia
Riyal
13
India
Rupee

Singapura
Dollar
14
Indonesia
Rupiah

Swedia
Kroon
15
Inggris
Pound Sterling

Swiss
Franc

BAB III LEMBAGA KEUANGAN
Lembaga Keuangan Bank dan Non-Bank
3.1 Bank
a.Pengertian Bank
Adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat (UU Tahun-1998). Pada dasarnya bank dapat dikelompokkan menjadi Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat.
b.Asas, Fungsi, dan Tujuan Bank
Menurut pasal 2 Undang-undang No.7 Tahun 1992 tentang Perbankan, dalm melakukan usahanya, perbankan di Indonesia berasaskan demokrasi ekonomi dengan menggunakan prinsip kehati-hatian. Demokrasi ekonomi dilaksanakan berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.


Menurut Pasal 3 Undang-undang No.7 Tahun 1992 Perbankan Indonesia bertujuan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka- meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas ekonomi ke-arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.
Tiga tugas utama bank yaitu:
1. Bank Sebagai Penghimpun Dana Masyarakat (Kredit Pasif)
- Giro
- Deposito berjangka
- Sertifikat deposito
- Tabungan
- Deposit on call
- Deposit automatic roll over
2. Bank Sebagai Penyalur Dana Masyarakat (Kredit Aktif)
- Kredit rekening koran
- kredit reimburse
- kredit aksep
- Kredit dokumenter
- Kredit dengan jaminan surat berharga
3. Bank Sebagai Perantara Dalam Lalulintas Pembayaran                        
- Transfer
- Inkaso
- Kartu kredit
- Mendiskonto
- Cek perjalanan
- Automated teller machine (ATM)
- Pembayaran gaji karyawan
- Save Deposit Box (SDB)

3.2 Lembaga Keuangan Non-Bank
Menurut Surat Keputusan Menteri Keuangan RI No. KEP-38/MK/IV/1972, Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) adalah semua lembaga (badan) yang melakukan kegiatan dalam bidang keuangan yang secara langsung atau tidak langsung menghimpun dana dengan cara mengeuarkan surat-surat berharga kemudian menyalurkan kepada masyarakat terutama untuk membiayai investasi perusahaan-perusahaan.
Bentuk usaha lembaga keuangan bukan bank di indonesia adalah sebagai berikut.
a. Badan hukum Indonesia yang didirikan oleh warga negara Indonesia atau badan hukum Indonesia dalam bentuk kerja sama dengan badan hukum asing.
b. Badan hukum asing dalam bentuk perwakilan dari lembaga keuangan yang berkedudukan di luar negeri.
Kegiatan usaha yang dilakukan oleh lembaga keuangan bukan bank adalah sebagai berikut.
a. Menghimpun dana dengan keluarkan surat-surat berharga.
b. Memberi kredit jangka sedang dan panjang.
c. Menjadi perantara perusahaan-perusahaan di Indonesia dan badan hukum pemerintah.
d. Melakukan penyertaan modal di perusahaan-perusahaan dan penjualan saham di pasar modal.
e. Melakuan usaha lain di bidang keuangan setelah mendapat persetujuan Menteri keuangan.
f. Menjadi perantara bagi perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan tenaga ahli di bidang keuangan.

Adapun contoh lembaga keuangan bukan bank yaitu.
a. Asuransi
Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Dagang, asuransi adalah perjanjian antara seseorang penanggung yang mengikat diri kepada seseorang-
tertanggung dengan menerima suatu premi dan memberi penggantian yang senilai dengan yang diasuransikan kepada tertanggung.
Dalam kegiatan perasuransian terdapat dua pihak yang terkait.
1) Pihak tertanggung, yakni pihak yang mengasuransikan dan berkewajiban membayar premi asuransi.
2) pihak penanggung, yakni pihak yang menerima premi dan memberi ganti rugi.
Adapun syarat-syarat risiko yang dapat diasuransikan yaitu.
1. Kerugian besar yang kemungkinan terjadinya kecil.
2. Kemungkinan kerugian dapat diperhitungkan.
3. Terdapat sejumlah besar unit yang terbuka bagi risiko sama.
4. Kerugian bersifat kebetulan.
5. Kerugiannya tertentu.

b. Koperasi kredit
Kegiatan koperasi kredit atau koperasi simpan pinjam adalah menerima simpanan dan memberikan pinjaman uang kepada para anggota yang memerlukan dengan syarat-syarat yang mudah dan bunga merah.
Modal koperasi kredit berasal dari simpanan pokok, simpanan wajib, simpnan sukarela, dana cadangan, dan hibah.
c. Perusahaan umum
Perum pegadaian merupakan perusahaan umum milik pemerinta yang tujuannya memberikan pinjaman kepada seseorang atau golongan ekonomi lemah.Dalam memberikan kreditnya pegadaian tidak memerhatikan penggunaan uang tersebut. Pinjaman dapat digunakan untuk usaha perdagangan, industri rumah tangga, dan bahkan untuk konsumsi.





3.3 Manfaat Tabungan dalam Pembangunan
Peranan tabungan dalam peningkatan pembangunan adalah sebagai berikut.
1. Terciptanya pembentukan modal.
2. Mempercepat dan memperluas kegiatan ekonomi nasional.
3. Menambah lapangan kerja.
4. Meningkatkan pendapatan perkapita.
5. Mengurangi kesenjangan distribusi pendapatan.
6. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BAB IV PENUTUP
Dalam bab ini akan dijelaskan mengenai simpulan dan saran

4.1 Kesimpulan
Berdasarkan uraian pada bab III dapat disimpilkan bahwa:
a. Terdapat berbagai macam bagai lembaga keuangan berupa bank maupun non-bank
b. Setiap lembaga mempunyai benefit yang berbeda

BAB V
DAFTAR PUSTAKA
Bambang, Heriyanto. 2008. Buku IPS SMP/MTs Kelas IX. Jakarta: Erlangga


LAPORAN KARYA ILMIAH UANG DAN LEMBAGA KEUANGAN Disusun oleh : Fathkhun Najih (9E/11) NIS : 14724 SMP N 2 KEBUMEN ...